Tuesday, May 1, 2012

Perjalanan Seorang Ayah, Anak dan Keledai


Suatu ketika, Ada seorang bapak yang akan pergi ke suatu tempat bersama sang anak dengan membawa keledai. sang bapak pun berjalan mnuntun keledai yg diatasnya ditunggangi oleh anaknya yg masih kecil. ketika dijalan, bapak-anak itu berpapasan dengan seseorang dan orang asing itu berkomentar "Wah...bapak, kamu itu tidak bisa mengajari anakmu menghormati orangtua ya! Bisa-bisanya kamu capek-capek berjalan dan membiarkan anakmu enak-enakan menunggangi keledai?" mendengar hal itu sang bapak pun akhirnya menurunkan anaknya, dan menyuruhnya berjalan. sedangkan sang bapaklah kini yang giliran menunggangi keledai. lalu mereka berpapasan dengan orang lagi dan orang itu berkata "Wah..! bapak ini tega sekali membiarkan anaknya yang masih kecil kelelahan berjalan begitu jauh. sungguh orang tua yg kejam!"


Mendengar hal itu, sang bapak pun menarik anaknya dan bersama-sama menunggangi keledai. namun datang lagi seseorang yang berkata "Apakah kau tidak malu pada dirimu sendiri untuk memaksakan beban berat pada keledai yang menderita dengan Anda dan Putra anda yang besar? "

Tak terima dikatakan orang tua yang kejam, sang bapak pun turun dari keledainya dan memutuskan berjalan bersama-sama sang anak. dan untuk sekian kalinya, mereka bertemu dengan orang yg kembali berkomentar, "kenapa kalian berdua capek-capek berjalan ketika kalian punya keledai untuk ditunggangi?"

Akhirnya dengan sedikit sebal, sang Bapak pun memutuskan untuk menggotong keledai itu dengan dibantu sang anak. baru berjalan beberapa meter, mereka kembali bertemu seseorang yang berkata, "Dasar orang gila! Haha...bodoh sekali kalian mengangkat keledai yang bisa berjalan sendiri, dan bahkan bisa kau tunggangi?"

Sobat eksis, dari cerita ini kita bisa belajar bahwa sesungguhnya apabila kita ingin berbuat baik, pasti akan ada seseorang yang akan memberikan komentar-komentar buruk dan bahkan menentang kita. maka ketika kita berbuat kebaikan janganlah kita mendengarkan komentar-komentar yg dpt membuat kita menunda atau membatalkan perbuatan baik tersebut. Berusaha untuk menyenangkan semua orang maka Anda tidak akan menyenangkan siapapun. sesungguhnya kita sebagai anak, dan bapak kita sebagai orang tua memiliki hak masing-masing yang harus dipenuhi. seorang bapak mempunyai hak untuk dihormati, dan anak mempunyai hak untuk disayangi. *Hafidz*

Tuesday, April 3, 2012

Jangan Lebay, Karena Bahkan Allah pun Membencinya


Bagi sebagian besar kita para sobat Eksis, mungkin sudah tau betul apa itu lebay. Tapi, coba tengok di kamus besar bahasa indonesia, adakah kata "lebay" di dalam sana? Tidak. kalau tidak percaya, silakan lihat dan cari disini  KBBI.

Lalu, apa sebenarnya arti lebay itu? Kata lebay mengarah pada kata berlebih-lebihan. ceritanya lebay, berarti ceritanya berlebihan. tingkah lakunya lebay, berarti tingkah lakunya berlebihan. Benarkah Allah membenci orang yang lebay? Coba kita tengok ayat Al A'raf ayat 31 berikut ini:

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.
"ah, saya g lebay kok..!" pikir anda dalam hati. sekarang, mari kita lihat 6 Lebay dibawah ini:



1. Lebay dalam Perkataan, lebay perkataan maksudnya adalah berkata hal-hal yang bisa menyebabkan kemudharatan dan kemaksiatan. menggunjing orang lain, berkata kasar dll. apabila kita tidak bisa berbicara yang baik, maka akan lebih baik jika kita diam. karena seperti peribahasa, diam itu emas, mulutmu, harimaumu..


2. Lebay dalam Cinta, Salah 1 fenomena dalam remaja yang sering menjangkiti kita adalah lebay persoalan cinta. Update status tentang cinta, ngrumpi sama temen tentang cinta, bahkan tidur pun mimpiin si dia. padahal masih banyak hal lain yang lebih bermanfaat untuk dipikirkan selain cinta. mmikirkan studi mungkin, ibadah pada allah, hari akhir, masa depan, dll. janganlah kita mengagung-agungkan cinta melebihi mengagungkannya kita kepada Allah. cintailah seseorang sewajarnya termasuk membenci sewajarnya.





3. Lebay dengan Gadget, dan Media Sosial, lebay update status, bbm, twitter, flikr, youtube dan lain-lain jelas tidak ada manfaatnya. coba kita hiung, berapa waktu kita gunakan untuk berinternet ria dibanding waktu kita untuk bersujud, mengingat untuk beribadah pada allah? padahal allah memberikan waktu kepada kita sebanyak 24 jam. so, jangan habiskan waktumu untuk lebay gadget dan medsos ya..

4. Lebay dalam Berpakaian, memakai baju yang tidak semestinya, membuka aurat dan berpakaian ketat juga termasuk lebay dalam berpakaian. dan bagi yang laki-laki, senang memanjangkan celananya hingga menutupi mata kaki. padahal, celana cengkrang sedang in lo! banyak artis korea yang bangga memakai celana cengkrang, walaupun cuma untuk fashion. maka kita sebagai remaja yg sudah tau hukumnya bahwa lelaki yang menutupi pakaian bawahnya sampai menutupi mata kaki itu tidak akan bisa menjumpai nikmatnya surga.


5. Lebay Mencari Harta, mencari rizki adalah kewajiban, namun jangn sampai mencari rizki hingga mengalihkan seluruh dunia kita dan menjadi workaholic. dan yang lebih penting, jangan pelit-pelit untuk selalu menyisakan sebagian dari harta kita untuk sodaqoh dan infak. karena harta yang tidak diinfakkan hanya akan menjadi harta yang memasukkan kita ke dalam neraka

6. Lebay Beribadah, nah lo.. bukannya ibadah itu sesuatu yang baik. baik yang baik maupun yang buruk, semua yang berlebihan itu hasilnya pasti tidak baik. contohnya, menambah-nambahi ibadah yang tdk sesuai dg Qur'an dan Hadist, sehingga menimbulkan bid'ah. dan juga terus-terusan beribadah seperti puasa terus, shalat terus, sehingga malas bekerja dan menafkahi keluarga.
Nah, itu dia lebay-lebay yang begitu dekat terasa disekitar kita. Mari kita instropeksi diri, dan bersama-sama berkata : No Lebay, Please!?